Showing posts with label SIG. Show all posts
Showing posts with label SIG. Show all posts

Sunday, June 30, 2013

[KomunitasGIS-Spatial Quiz] Dimana Letak Jembatan?

[KomunitasGIS-Spatial Quiz] Dimana Letak Jembatan?

Komunitas GIS adalah sebuah komunitas berbagi mengenai informasi geospasial. Baru-baru ini admin Komunitas GIS berbagi sebuah kuis dalam milist dan situsnya. Silahkan mengikuti :), berikut cuplikan lengkap dan link Quiz Spasial tersebut:

Terdapat data shapefile sungai dan jalan seperti ditampilkan dengan quantum gis berikut :

Tantangan kuisnya adalah : Cari letak jembatan secara logis, bukan aktual.

Tujuan dari kuis ini adalah untuk mengasah logika spasial hingga tingkat praktis itu saja.

Data telah diunggah di http://file.komunitasgis.com/data-quiz-dimana-letak-jembatan, untuk anda olah, mencari jawabannya.

Jawaban anda bisa anda unggah di mailing list komunitasgis : https://groups.google.com/forum/#!forum/komunitas-gis

Jawaban oleh KomunitasGIS akan tayang posting pekan depan.
Selamat Mencoba..-

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Salam Spasial,
/app

Thursday, May 10, 2012

TerraGo® Technologies Releases PublisherTM for ArcGIS® v.6 memampukan integrasi peta dan citra dengan GeoPDF

TerraGo® Technologies Releases PublisherTM for ArcGIS® v.6 memampukan integrasi peta dan citra dengan GeoPDF

TerraGo® PublisherTM for ArcGIS® membantu pengguna software-ssoftware atau produk ESRI meningkatkan kemampuannya dalam pertukaran dan explotasi data geospasial mereka dengan hasil atau produk data geospasial portable, pintar dan interaktif dengan TerraGo GeoPDF® maps and imagery. TerraGo GeoPDF maps and imagery dengan mudah mengintegrasikan alur kerja ArcGIS dan mempertajam efektifitas, efisiensi, produktifitas dan responsif dari pengorganisasian data geospasial.

Lebih detail bisa baca di: http://www.terragotech.com/products/terrago-publisher-arcgis
atau
http://www10.giscafe.com/nbc/articles/view_article.php?section=CorpNews&articleid=1088359

TerraGo Toolbar v.6! To download, please click here.
Gambar 1. Preview hasil TerraGo

Product Sheet - TerraGo Publisher for ArcGIS
terrago_publisherarcgis__product_sheet_2_2012_web_geo.pdf
TerraGo Publisher for ArcGIS enables organizations to produce GeoPDF maps and imagery to optimize and deliver complex images for mobile and field workers who then are able to update and share mission-critical geospatial intelligence whether connected or offline.

Key Benefits of TerraGo Publisher for ArcGIS

  • One click exports map layout to a GeoPDF file
  • Automatically embeds projection coordinate systems within the PDF
  • Maintains layers within the PDF
  • Enables attribute search within a single map or across a set of maps with Acrobat Object Data
  • Gives map users the ability to find and zoom to attribute data
  • Allows map users to measure distance and bearing
  • Available for ArcGIS 9.3 - 10.0

Best Regards,
Aji PP

Wednesday, December 14, 2011

Bekerja dengan Data Hidrologi? coba WaterML

Bekerja Data Hidrologi? coba WaterML Tulisan ini tergugah kala kicauan Tweet dari ESRI berbunyi: Apakah Anda bekerja dengan Data Hidrologi? dapatkan update dari WaterML... Apa itu WaterML? WaterML adalah singkatan dari Water Markup Languange. Dia adalah dialek standar ala XML yang didesain atau dirancang untuk berbagi data hidrologi melalui dunia web. Skema ini dikembangkan oleh Consortium of Universities for the Advancement of Hydrologic Science, Inc. (CUAHSI), dimana CUAHSI ini juga membangun WaterOneFlow, sebuah layanan berbasis web untuk 'querying' data hidrologi. Ingin mendalaminya? Silahkan akses blog esri berikut http://blogs.esri.com/Dev/blogs/hydro/archive/2011/12/09/WaterML_3A00_-What-It-Is_2C00_-And-Where-It_1920_s-Headed-_2D002D00_-_3E00_-WaterML-2.0.aspx Salam, /app

Tuesday, March 1, 2011

GIS Sharing: Geodatabase -ArcGIS Diagrammer

GIS Sharing: Geodatabase -ArcGIS Diagrammer

Membangun basisdata spasial di dalam Sistem Informasi Geografis (SIG), kini mulai populer dengan nama Geodatabase. Sebuah basisdata spasial yang dikemas oleh ESRI dalam software ArcGIS-nya.
Dalam melakukan desain atau perancangan basisdata spasial dalam hal ini Geodatabase dapat dilakukan dengan menggunakan ArcGIS Diagrammer. Mulai dari pembuatan atau perancangan fitur klas, fitur dataset, relasi hingga aturan-aturan topologinya.
KomunitasGIS sebagai perwujudan sharing informasi geospasial oleh rekan-rekan yang tergabung di dalam milist tersebut. Membuahkan beberapa tutorial sig atau petunjuk sederhana pembangunan basisdata spasial (SIG) di ArcGIS menggunakan ArcGIS Diagrammer.
Silahkan akses tutorial singkat dan sederhana tersebut.

Berikut kutipan dari website http://file.komunitasgis.com/disain-geodatabase

Disain Geodatabase

E-book ini berjudul : Disain Geodatabase dengan ArcGIS Diagrammer
Penulis : A. Anam
Halaman : 20 hal

Mengenal dan memulai ArcGIS Diagrammer, tool gratis yang dapat didownload di ESRI. Dilanjutkan dengan membuat Feature Dataset, Featureclass, Tabel, Relationship dan Topologi. Ditutup dengan pembahasan mengenai langkah teknis implementasi diagram, dengan melakukan cek error, dan export xml hasil disain.


Salam,
Penulis

Wednesday, September 22, 2010

WorldView-2 with 8-Spectral Bands menelanjangi dunia

WorldView-2 with 8-Spectral Bands menelanjangi dunia
Deeper analysis. Faster insight
-salah satu headline di situsnya WorldView-2

Peluncuran satelit WorldView-2 dengan 8 saluran spektralnya oleh Digital Globe sangatlah bermanfaat bagi perkembangan informasi kebumian guna ekstraksi informasi serta analisa spasial dalam berbagai aspek terkait obyek tanah/land, air/water, dan tetumbuhan/vegetasi/vegetation.

Informasi singkat terkait WorldView-2 , sebagai berikut=
Resolution : 50 cm
New Spectral Bands : coastal, yellow, red edge, NIr2
Slew Time : 300 km in 9 seconds
Swath Width : 16.4 km at nadir
Collection Capacity : 550,000 km2/day
average revisit : 1.1 days

Point-point keunggulannya ialah sebagai berikut:
1. Feature Classification (Klasifikasi Obyek)
Dalam feature classification ini kita dapat memanfaatkan WorldView-2 untuk klasifikasi tutupan lahan/penggunaan lahan dan ekstraksi obyek/kenampakan permukaan bumi, hingga ekstraksi informasi secara otomatis atau yang dikenal dengan Automated Feature Extraction. Tentusaja untuk pengolahan ekstraksi informasi fitur/obyek secara otomatis dapat menggunakan software-software pengolahan citra, seperti ENVI, ERDAS, maupun software object-based classification lainnya.

2. Pengukuran Batimetri (kedalaman air laut)
Untuk pengukuran batimetri dengan citra satelit resolusi detail dalam hal ini dengan citra WorldView-2 kita dapat melalui salah satu dari 2 pendekatan yakni pendekatan radiometrik maupun pendekatan fotogrametrik.
Keakuratan dalam pemetaan batimetri sangatlah membantu di dalam antisipasi terhadap resiko bencana.

3. Analisa Vegetasi
Analisa vegetasi ini sudah berkembang sejak adanya teknologi penginderaan jauh dan pengolahan citra satelit digitalnya. Salah satu yang sangat populer yakni NDVI (Normalized Difference Vegetation Index).

NDVI ratio: NIR-RED/NIR+RED

Di dalam citra satelit WorldView-2 ini ada saluran dengan nama red-edge yang dapat digunakan untuk analisa vegetasi.

Informasi detail mengenai satelit ini bisa diakses di http://worldview2.digitalglobe.com/


Salam,
Aji Putra Perdana

Sunday, August 15, 2010

Google Maps vs Bing Maps

Google Maps vs Bing Maps

Bicara tentang perkembangan peta, citra satelit di dunia maya maka tidak ada salahnya jika kita melihat kedua "Maps" dunia maya yakni Google Maps dan Bing Maps. Google Maps keluaran dari Google sang penguasa search engine, sedangkan Bing Maps merupakan produk dari Microsoft sang penguasa Office.

Ada beberapa lokasi yang ada tutupan awannya di Google Maps atau Google Earth, akantetapi bila kita membuka melalui Bing Maps, lokasi tersebut bersih alias tidak tertutup oleh awan. Apakah karena beda sumber data citra satelitnya atau beda tanggal perekaman citra satelitnya? Silahkan Anda coba akses sendiri di kedua situs peta tersebut dan carilah lokasi yang sama dengan kondisi yang berbeda.


Berikut sampel lokasi yang telah ditangkap oleh penulis :

Gambar1. Sebagian Citra daerah Kota Solo, tampak ada tutupan awan di sebelah kiri atau barat Alun-alun (Sumber : Google Maps)


Gambar1. Sebagian Citra daerah Kota Solo,tidak ada tutupan awan di sebelah kiri atau barat Alun-alun (Sumber : Bing Maps)


Keduanya, silahkan teman-teman cermati. Apakah ada perbedaan sumber data citra atau kah perbedaan waktu perekaman citra jika keduanya mengambil dari sumber citra satelit penginderaan jauh yang sama?

Salam Peta Dunia...

MERDEKA

-app-

Thursday, July 15, 2010

Import and Export Blog

Import and Export Blog


Blog baru ini bertitel GeoSpatialInfo, sehiongga kelak diharapkan berbagi informasi terkait dunia spatial kebumian akan dapat disampaikan di dalam blog ini.

Isi perdana yang ada di blog ini merupakan hasil import dari blog sebelumnya yang telah tertulis. Berhubung blog yang sebelumnya tidak bisa diakses via komputer di laboratorium, entah kenapa. Sehingga salah satu cara agar isi yang ada tetap bisa diakses oleh para pembaca maka import export blog jadi solusinya.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat,

Salam,
app

Monday, June 28, 2010

Play with Model Builder

Play with Model Builder

Pemodelan data geospasial sangatlah terbantu dengan menggunakan Model Builder di dalam software GIS keluaran dari ESRI. Baik dari saat menggunakan ArcView GIS versi 3.x maupun kini saat menggunakan ArcGIS versi 9.x (kini sudah keluar versi 10).

Contoh yang sederhana: kita dapat melakukan tumpang susun beberapa layer data (hujan, lereng dan tanah) dengan menggunakan tools intersect yang bisa di-drag ke dalam model builder dan di running, sehingga menghasilkan output berupa layer hasil overlay. Hasil overlay ini masih memerlukan tahapan calculate skor total dan query atribut untuk memilih dan menentukan kelas arahan fungsi pemanfaatan lahannya. Selanjutnya kita dapat melakukan drag tools : dissolve untuk menyederhanakan hasil polygon tersebut.

Lebih lanjutnya, silahkan explorasikan diri Anda dengan toolboxes yang ada dan buatlah tools-tools otomasi baru untuk pemodelan yang Anda inginkan.

Salam geospasial,
Aji PP

Monday, April 26, 2010

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3

ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3



Ekstensi ArcGIS Data Interoperability menyediakan akses langsung ke lusinan format data spasial, termasuk GML profil, DWG / DXF file, Microstation ® Desain file, MapInfo MID / MIF file, dan jenis file TAB. Pengguna dapat drag dan drop ini dan banyak sumber data eksternal lainnya ke ArcGIS untuk langsung digunakan dalam pemetaan, geoprocessing, manajemen metadata, dan penggunaan 3D globe. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan semua fungsi pemetaan yang tersedia bagi data asli dalam format ESRI ArcMap untuk sumber-sumber data ini - seperti melihat fitur dan atribut, mengidentifikasi fitur, dan membuat pilihan.

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability dikembangkan dan dipelihara bersama-sama oleh ESRI dan Safe Software Inc, vendor interoperability GIS terkemuka, dan didasarkan pada Software populer produk Safe yakni Feature Manipulastion Engine (FME ®).

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability ini juga termasuk FME Workbench yang berisi serangkaian tool/alat transformasi data untuk membangun converter untuk banyak format data vektor.

Dengan ekstensi Interoperabilitas Data ArcGIS, pengguna dapat:

Ø Menambahkan dukungan untuk banyak format data GIS untuk penggunaan secara langsung dalam ArcGIS, misalnya, untuk digunakan di ArcMap, ArcCatalog, dan geoprocessing.

Ø Hubungkan ke dan membaca berbagai format GIS umum-misalnya, TAB, MIF, E00, dan GML-serta banyak koneksi database

Ø Mendefinisikan kompleks, data semantik penerjemah menggunakan Workbench FME

Ø Memanipulasi dan menggabungkan banyak atribut tabel data dari berbagai format dan DBMS's dengan fitur

Ø Ekspor kelas untuk setiap fitur yang lebih dari 50 output format-misalnya, ekspor ke GML-dan menciptakan penerjemah lanjutan untuk kustomisasi output format.

Menggunakan ArcGIS Data Interoperability Extension menambahkan dukungan untuk beragam format data GIS tambahan dan juga menyediakan FME Workbench yang memungkinkan Anda untuk menentukan format tambahan yang dapat digunakan untuk secara langsung mengakses dan menggunakan data dalam ArcGIS.



Latihan 1. Kita bisa melihat atau membaca secara langsung data interoperability



Silahkan jalankan ArcCatalog, dan carilah file dengan format *.mif pada data yang Anda miliki atau dari data ArcTutor. Klik tab Preview pada ArcCatalog untuk melihat data format *.mif ataupun format lainnya (dwg, dxf, dan lain-lain).



Latihan 2. Koneksi Interoperability

Pada Catalog Tree pilihlah Interoperability Connection maka akan muncul kotak dialog, silahkan pilih format dan dataset serta atur setting kemudian tentukan sistem koordinatnya. Setelah itu klik OK, maka pada Interoperability Connection akan muncul Connection untuk data tersebut.



Latihan 3. Silahkan drag atau buka data Latihan 1 dan Latihan 2 di ArcMap



Latihan 4. Translating Data Using Quick Import dan Quick Export



Pergunakan ArcToolbox - red bag - tas merah untuk memunculkan tools Data Interoperability : ada Quick Export dan Quick Import.



Latihan 5. Quick Import dan Quick Export di Model Builder



Kita dapat drag tools QI dan QE tersebut ke dalam Model Builder yang kita buat.



Gambar. Quick Import di dalam Model Builder



Sumber : Tutorial ArcGIS from ESRI dan Pelatihan SIG Tingkat Lanjut



Salam dan Belajar Selalu,



Aji Putra Perdana

ajiputrap.blogspot.com

Monday, January 4, 2010

Tutorial GPS (Global Positioning System)

Survei dengan Global Positioning System demikian judul yang termuat dalam sebuah buku textbook digital yang dipublish di Komunitas GIS oleh PT. Geovisi Mitratama.

Rangkaian buku dalam format gif yang bisa diunduh di dalam mailing list Komunitas GIS.

Berikut cuplikan isi dari Pengantar dalam Ebook mengenai GPS tersebut:

Global Positioning System merupakan alat untuk menentukan posisi dalam suatu system koordinat tertentu. Pertama system ini dikembangkan oleh Amerika untuk meletakkan sekian puluh satelit menyebar di angkasa bumi dalam suatu systm konstelasi satelit.

Dalam buku tersebut merupakan pelatihan penggunaan GPS dengan tipe Garmin seri III/V, yang dibagi di dalamnya ialah teknis penggunaan GPS yang meliputi:
1. Pengenalan layer satelit dan syarat minimum satelit
2. Perolehan koordinat
3. Setting datum dan system koordinat
4. Tracking menggunakan gps track-log
5. Menyimpan data, menamai data, menampilkan data
6. Mengimpor data dengan menggunakan software gps MapSource, mengubah data ke dalam format data spasial yang lain.

Berikut cuplikan gambar gif dari modul atau tutorial penggunaan GPS tersebut:
Komunitas GIS ialah Komunitas atau Group ini diperuntukkan bagi rekan-rekan yang akan, sedang, atau pernah belajar bersama mengenai Sistem Informasi Geografis bersama dengan Geovisi Mitratama.

Silahkan bergabung ke dalam mailinglist/google group Geovisi untuk berbagi bersama dan saling berdiskusi mengenai persepsi dan konsep SIG (sistem informasi geografis) di
http://groups.google.com/group/komunitas-gis
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Salam Hormat,

Aji Putra Perdana
Life is too short...Learn to more Ikhlas in my life...

Tuesday, September 22, 2009

SPATIAL ADJUSMENT

SPATIAL ADJUSTMENT

ESRI, 1990, mendefinisikan SIG sebagai suatu kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi dan personil yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan, mengupdate, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan semua bentuk informasi yang bereferensi geografi.

Spatial Adjustment merupakan salah satu fasilitas dalam software ArcGIS 9.x.
ArcGIS dalam Spatial Adjustment menyediakan tiga tipe transformasi yaitu: affine, similarity, dan projective.

Transformasi affine dapat melakukan differential scaling, skew, rotation, dan translation pada data. Transformasi affine memerlukan minimal 3 displacement links.

Transformasi similarity menskalakan, merotasi, dan mentranslasi data tetap mempertahankan aspek rasio dari feature yang ditransformasikan. Transformasi similarity memerlukan minimal 2 displacement links.

Transformasi projective berdasarkan pada formula yang lebih kompleks yang memerlukan minimal 4 displacement links:
x’ = (Ax + By + C) / (Gx + Hy + 1)
y’ = (Dx + Ey + F) / (Gx + Hy + 1)
Metode ini digunakan untuk transformasi data yang diperoleh langsung dari aerial photography.

Selain metode tranformasi di atas, tersedia juga metode adjustment lainnya yakni rubbersheet dan edgesnap.

Rubber sheeting
Distorsi geometrik pada umumnya menimpa source maps. Dapat disebabkan karena ketidaksempurnaan dalam registrasi, kurangnya kontrol geodetik pada sumber data, atau sebab-sebab lainnya. Rubber sheeting mengkoreksi kesalahan koordinat dengan geometric adjustment.

Edgematching
Proses edgematching mengatur features sepanjang edge dari satu layer ke features dari layer adjoin. Layer yang kurang akurat di-adjust, dan layer lainnya sebagai kontrol.

Ada fasilitas lagi terkait dengan atribut dari data yang di-adjust...

Attribute transfer
Attribute transfer biasanya digunakan untuk meng-copy attribut dari layer yang kurang akurat atau detail ke yang lebih akurat. Misalnya, digunakan untuk transfer nama feature hidrologi dari peta hasil digitasi dan generalisasi skala 1:500,000 ke peta skala 1:24,000.
Dalam ArcMap, kita dapat menentukan atribut yang ingin ditransfer antar layer secara interaktif dengan memilih feature source dan target.

Referensi : ArcGIS Dekstop Help.ESRI...

Saturday, August 29, 2009

ArcGIS-SPATIAL ANALYST

A very powerful tool used to perform spatial analysis:

Used to: Derive Information, Identify Spatial Relationships, Find Suitable Locations, Calculate Cost of Travel

ArcGIS Spatial Analyst membantu kita untuk dapat melakukan:

Surface analysis

Surface Analysis tools bermanfaat dalam menurunkan informasi geospasial dari data ketinggian, seperti

§ Slope

§ Aspect

§ Hillshade

§ Viewshed



Surface creation

Surface Analysis tools mempunyai interpolation tools untuk membuat surface dari data sampel hasil pengukuran.

§ Spline

§ Inverse Distance Weighted

§ Kriging (Ordinary, Universal)

Raster calculation

Raster calculator à untuk menggabungkan bermacam dataset dengan parameter tertentu

Raster calculator juga merupakan tool untuk :

§ Calculating map algebra

§ Map functions

§ Conducting queries

Distance Analysis

Dapat memberikan informasi seperti:

§ Jarak ke rumah sakit terdekat pada lokasi tertentu.

§ Menemukan semua restoran pada lokasi tertentu.

§ Shortest or least cost path dari satu lokasi ke lokasi lainnya