TerraGo® Technologies Releases PublisherTM for ArcGIS® v.6 memampukan integrasi peta dan citra dengan GeoPDF
TerraGo® PublisherTM for ArcGIS® membantu pengguna software-ssoftware atau produk ESRI meningkatkan kemampuannya dalam pertukaran dan explotasi data geospasial mereka dengan hasil atau produk data geospasial portable, pintar dan interaktif dengan TerraGo GeoPDF®
maps and imagery. TerraGo GeoPDF maps and imagery dengan mudah mengintegrasikan alur kerja ArcGIS dan mempertajam efektifitas, efisiensi, produktifitas dan responsif dari pengorganisasian data geospasial.
Product Sheet - TerraGo Publisher for ArcGIS terrago_publisherarcgis__product_sheet_2_2012_web_geo.pdf TerraGo
Publisher for ArcGIS enables organizations to produce GeoPDF maps and
imagery to optimize and deliver complex images for mobile and field
workers who then are able to update and share mission-critical
geospatial intelligence whether connected or offline.
Key Benefits of TerraGo Publisher for ArcGIS
One click exports map layout to a GeoPDF file
Automatically embeds projection coordinate systems within the PDF
Maintains layers within the PDF
Enables attribute search within a single map or across a set of maps with Acrobat Object Data
Gives map users the ability to find and zoom to attribute data
Membangun basisdata spasial di dalam Sistem Informasi Geografis (SIG), kini mulai populer dengan nama Geodatabase. Sebuah basisdata spasial yang dikemas oleh ESRI dalam software ArcGIS-nya. Dalam melakukan desain atau perancangan basisdata spasial dalam hal ini Geodatabase dapat dilakukan dengan menggunakan ArcGIS Diagrammer. Mulai dari pembuatan atau perancangan fitur klas, fitur dataset, relasi hingga aturan-aturan topologinya. KomunitasGIS sebagai perwujudan sharing informasi geospasial oleh rekan-rekan yang tergabung di dalam milist tersebut. Membuahkan beberapa tutorial sig atau petunjuk sederhana pembangunan basisdata spasial (SIG) di ArcGIS menggunakan ArcGIS Diagrammer. Silahkan akses tutorial singkat dan sederhana tersebut.
Berikut kutipan dari website http://file.komunitasgis.com/disain-geodatabase
Disain Geodatabase
E-book ini berjudul : Disain Geodatabase dengan ArcGIS Diagrammer
Penulis : A. Anam
Halaman : 20 hal
Mengenal dan memulai ArcGIS Diagrammer, tool gratis yang dapat didownload di ESRI. Dilanjutkan dengan membuat Feature Dataset, Featureclass, Tabel, Relationship dan Topologi. Ditutup dengan pembahasan mengenai langkah teknis implementasi diagram, dengan melakukan cek error, dan export xml hasil disain.
Blog baru ini bertitel GeoSpatialInfo, sehiongga kelak diharapkan berbagi informasi terkait dunia spatial kebumian akan dapat disampaikan di dalam blog ini.
Isi perdana yang ada di blog ini merupakan hasil import dari blog sebelumnya yang telah tertulis. Berhubung blog yang sebelumnya tidak bisa diakses via komputer di laboratorium, entah kenapa. Sehingga salah satu cara agar isi yang ada tetap bisa diakses oleh para pembaca maka import export blog jadi solusinya.
Pemodelan data geospasial sangatlah terbantu dengan menggunakan Model Builder di dalam software GIS keluaran dari ESRI. Baik dari saat menggunakan ArcView GIS versi 3.x maupun kini saat menggunakan ArcGIS versi 9.x (kini sudah keluar versi 10).
Contoh yang sederhana: kita dapat melakukan tumpang susun beberapa layer data (hujan, lereng dan tanah) dengan menggunakan tools intersect yang bisa di-drag ke dalam model builder dan di running, sehingga menghasilkan output berupa layer hasil overlay. Hasil overlay ini masih memerlukan tahapan calculate skor total dan query atribut untuk memilih dan menentukan kelas arahan fungsi pemanfaatan lahannya. Selanjutnya kita dapat melakukan drag tools : dissolve untuk menyederhanakan hasil polygon tersebut.
Lebih lanjutnya, silahkan explorasikan diri Anda dengan toolboxes yang ada dan buatlah tools-tools otomasi baru untuk pemodelan yang Anda inginkan.
ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3
Ekstensi ArcGIS Data Interoperability menyediakan akses langsung ke lusinan format data spasial, termasuk GML profil, DWG / DXF file, Microstation ® Desain file, MapInfo MID / MIF file, dan jenis file TAB. Pengguna dapat drag dan drop ini dan banyak sumber data eksternal lainnya ke ArcGIS untuk langsung digunakan dalam pemetaan, geoprocessing, manajemen metadata, dan penggunaan 3D globe. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan semua fungsi pemetaan yang tersedia bagi data asli dalam format ESRI ArcMap untuk sumber-sumber data ini - seperti melihat fitur dan atribut, mengidentifikasi fitur, dan membuat pilihan.
Ekstensi ArcGIS Data Interoperability dikembangkan dan dipelihara bersama-sama oleh ESRI dan Safe Software Inc, vendor interoperability GIS terkemuka, dan didasarkan pada Software populer produk Safe yakni Feature Manipulastion Engine (FME ®).
Ekstensi ArcGIS Data Interoperability ini juga termasuk FME Workbench yang berisi serangkaian tool/alat transformasi data untuk membangun converter untuk banyak format data vektor.
Dengan ekstensi Interoperabilitas Data ArcGIS, pengguna dapat:
ØMenambahkan dukungan untuk banyak format data GIS untuk penggunaan secara langsung dalam ArcGIS, misalnya, untuk digunakan di ArcMap, ArcCatalog, dan geoprocessing.
ØHubungkan ke dan membaca berbagai format GIS umum-misalnya, TAB, MIF, E00, dan GML-serta banyak koneksi database
ØMendefinisikan kompleks, data semantik penerjemah menggunakan Workbench FME
ØMemanipulasi dan menggabungkan banyak atribut tabel data dari berbagai format dan DBMS's dengan fitur
ØEkspor kelas untuk setiap fitur yang lebih dari 50 output format-misalnya, ekspor ke GML-dan menciptakan penerjemah lanjutan untuk kustomisasi output format.
Menggunakan ArcGIS Data Interoperability Extension menambahkan dukungan untuk beragam format data GIS tambahan dan juga menyediakan FME Workbench yang memungkinkan Anda untuk menentukan format tambahan yang dapat digunakan untuk secara langsung mengakses dan menggunakan data dalam ArcGIS.
Latihan 1. Kita bisa melihat atau membaca secara langsung data interoperability
Silahkan jalankan ArcCatalog, dan carilah file dengan format *.mif pada data yang Anda miliki atau dari data ArcTutor. Klik tab Preview pada ArcCatalog untuk melihat data format *.mif ataupun format lainnya (dwg, dxf, dan lain-lain).
Latihan 2. Koneksi Interoperability
Pada Catalog Tree pilihlah Interoperability Connection maka akan muncul kotak dialog, silahkan pilih format dan dataset serta atur setting kemudian tentukan sistem koordinatnya. Setelah itu klik OK, maka pada Interoperability Connection akan muncul Connection untuk data tersebut.
Latihan 3. Silahkan drag atau buka data Latihan 1 dan Latihan 2 di ArcMap
Latihan 4. Translating Data Using Quick Import dan Quick Export
Pergunakan ArcToolbox - red bag - tas merah untuk memunculkan tools Data Interoperability : ada Quick Export dan Quick Import.
Latihan 5. Quick Import dan Quick Export di Model Builder
Kita dapat drag tools QI dan QE tersebut ke dalam Model Builder yang kita buat.
Gambar. Quick Import di dalam Model Builder
Sumber : Tutorial ArcGIS from ESRI dan Pelatihan SIG Tingkat Lanjut
ESRI, 1990, mendefinisikan SIG sebagai suatu kumpulan yang terorganisir dari perangkat keras komputer, perangkat lunak, data geografi dan personil yang dirancang secara efisien untuk memperoleh, menyimpan, mengupdate, memanipulasi, menganalisis, dan menampilkan semua bentuk informasi yang bereferensi geografi.
Spatial Adjustment merupakan salah satu fasilitas dalam software ArcGIS 9.x. ArcGIS dalam Spatial Adjustment menyediakan tiga tipe transformasi yaitu: affine, similarity, dan projective.
Transformasi affine dapat melakukan differential scaling, skew, rotation, dan translation pada data. Transformasi affine memerlukan minimal 3 displacement links.
Transformasi similarity menskalakan, merotasi, dan mentranslasi data tetap mempertahankan aspek rasio dari feature yang ditransformasikan. Transformasi similarity memerlukan minimal 2 displacement links.
Transformasi projective berdasarkan pada formula yang lebih kompleks yang memerlukan minimal 4 displacement links: x’ = (Ax + By + C) / (Gx + Hy + 1) y’ = (Dx + Ey + F) / (Gx + Hy + 1) Metode ini digunakan untuk transformasi data yang diperoleh langsung dari aerial photography.
Selain metode tranformasi di atas, tersedia juga metode adjustment lainnya yakni rubbersheet dan edgesnap.
Rubber sheeting Distorsi geometrik pada umumnya menimpa source maps. Dapat disebabkan karena ketidaksempurnaan dalam registrasi, kurangnya kontrol geodetik pada sumber data, atau sebab-sebab lainnya. Rubber sheeting mengkoreksi kesalahan koordinat dengan geometric adjustment.
Edgematching Proses edgematching mengatur features sepanjang edge dari satu layer ke features dari layer adjoin. Layer yang kurang akurat di-adjust, dan layer lainnya sebagai kontrol.
Ada fasilitas lagi terkait dengan atribut dari data yang di-adjust...
Attribute transfer Attribute transfer biasanya digunakan untuk meng-copy attribut dari layer yang kurang akurat atau detail ke yang lebih akurat. Misalnya, digunakan untuk transfer nama feature hidrologi dari peta hasil digitasi dan generalisasi skala 1:500,000 ke peta skala 1:24,000. Dalam ArcMap, kita dapat menentukan atribut yang ingin ditransfer antar layer secara interaktif dengan memilih feature source dan target.
ArcGIS is a complete system for authoring, serving, and using geographic information. It is an integrated collection of GIS software products for building and deploying a complete GIS wherever it is needed—on desktops, servers, or custom applications; over the Web; or in the field.
ArcGIS merupakan software SIG yang juga memiliki kemampuan dalam pengolahan data raster (citra satelit penginderaan jauh).
Pengolahan citra digital pada umumnya menggunakan software-software pengolahan citra, seperti ENVI, ErMapper, Erdas, Ilwis, dll.Tetapi seperti halnya ArcView dengan ekstensi Image Analyst, software ArcGIS ini juga mempunyai kemampuan dalam pengolahan data raster dengan fasilitas ArcToolbox-nya yang memiliki bermacam-macam Tools dan ekstensi yang disediakan ArcGIS.
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS 9.x
Cuplikan kata pengantar :
" ArcGIS merupakan software GIS yang “LUAR BIASA”. Alhamdulillah...telah tertuangkan lagi Pengolahan Citra Digital Menggunakan Software ArcGIS 9.2. Sedikit tulisan ini merupakan cuplikan dan editan dari tulisan sebelumnya ........................
Tulisan ini sekedar sharing pengalaman dan semoga dapat bermanfaat. .......... "
Berikut daftar isi dari series E-book posting in GIS community - Komunitas GIS group/milist mengenai PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS 9.x.
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS 9.x (PCD_ARCGIS_GEOVISI.pdf upload in komunitas gis Aug 16 2008), berisi : A. DISPLAY CITRA B. KOMPOSIT CITRA C. DISPLAY NILAI PIXEL CITRA D. DISPLAY NILAI RENTAN BAND/SALURAN CITRA E. GEOREFERENCE CITRA F. KLASIFIKASI MULTISPEKTRAL CITRA - KLASIFIKASI UNSUPERVISED - KLASIFIKASI SUPERVISED
PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS -lanjutan (PCD_ARCGIS_GEOVISI-2.pdf upload in komunitas gis Dec 30 2008), berisi : A-F. Rangkuman dari sebelumnya (PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCGIS 9.x) G. KOREKSI RADIOMETRIK # Ekstensi Spatial Analyst # Map Algebra H. MOSAIK CITRA I. PEMFILTERAN (FILTERING) J. EKSTRAKSI DATA – PEMOTONGAN CITRA K. TRANSFORMASI CITRA - Penajaman Citra - Principal Components Analysis - Band Ratio - Indeks Vegetasi
PCD_ARCGIS_GEOVISI.pdf upload in komunitas gis Aug 16 2008 PCD_ARCGIS_GEOVISI-2.pdf upload in komunitas gis Dec 30 2008